abon ikan

bulan lalu dapet rejeki dikasi ikan sama temennya bapak. katanya sih namanya ikan meka. ukurannya kurang lebih 1/2 meter, beratnya ada kali 5 kiloan. temennya bapak itu pengusaha ikan, biasa import ikan2 bagus ke jepang buat dibikin sashimi.

saya baru sekali ini ngolah ikan meka. ya ampun, itu ikan dagingnya enak banget. teksturnya lembut, dan karena masih seger, nyaris ga bau amis.

saking gedenya itu ikan, perasaan udah dimasak macem2 masiiihhh aja turah. detik2 terakhir, saya kepikiran buat bikin abon ikan. ternyata bapak dan anak2 suka banget. bikinnya ga terlalu susah. dan enaknya, abon ikan ini awet. kalau disimpen di tempat tertutup bisa tahan sampe berminggu2. lumayan, buat persediaankalau pas ga punya lauk 😀

abon ikan
– k/l 500 gr ikan meka (bisa juga pake tenggiri, tuna atau tongkol)
– jeruk nipis
– garam
– 10 siung bawang merah
– 5 buah cabe merah
– cabe rawit merah sesuai selera
– 5 lembar daun jeruk
– 2 batang serai, geprek

cara bikinnya:
– bersihkan ikan. lumuri dengan air perasan jeruk nipis dan sedikit garam
– oven hingga 3/4 matang. kalau mau, bisa juga dikukus. tapi saya lebih suka dioven, karena daging ikannya jadi lebih kering.
– pisahkan daging ikan dari tulang2nya. haluskan dengan cara dicabik2 menggunakan garpu.
– haluskan bawang merah, cabe merah dan cabe rawit
– panaskan minyak goreng secukupnya, masukan bumbu halus, masak hingga harum
– tambahkan daun jeruk dan sere
– masukan daging ikan yang sudah dihaluskan, aduk dan masak hingga matang dan cukup keringnya
– tambahkan garam sesuai selera
– angkat. tiriskan. simpan dalam wadah tertutup.

bola bola udang isi telur puyuh

saya rasa, semua bola emang ada jimatnya. karena entah kenapa, segala sesuatu yang berbentuk bola biasanya disenengin sama anak2. mulai dari kelereng, bola basket, balon, donat, sampe bakso…

berdasarkan penelitian itu lah, bulan lalu saya nyoba bikin 1 jenis bola lagi yang ternyata juga disukai sama anak2. setidaknya anak2 saya 😀

bola2 udang isi telur puyuh

bahan:
– 500 gr udang. kupas, buang kepala dan ekornya, haluskan.
– 2 butir telur
– 15-20 butir telur puyuh, rebus, kupas.
– 2 batang daun bawang, rajang halus
–  siung bawang merah, ulek sampe halus
– garam, gula, lada bubuk secukupnya
– 2 sdm tepung sagu
– tepung roti secukupnya
– minyak untuk menggoreng

cara bikinnya:
– campur udang yang sudah dihaluskan dengan bawang merah, garam, gula, lada, daun bawang dan 1 butir telur. aduk hingga rata.
– tambahkan tepung sagu, aduk lagi.
– bagi adonan udang jadi 15-20 bagian. pipihkan.
– letakan 1 butir telur puyuh di bagian tengahnya, bungkus dan jadikan bulatan seperti bentuk bola.
– celupkan bola2 udang ke dalam 1 butir telur yang sudah dikocok lepas.
– gulingkan bola udang dalam tepung roti
– goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga matang. angkat.

pepes ayam

bianca lagi bosen makan ayam serundeng. jadi, kali ini kita coba bikin pepes ayam aja. dan ternyata bukan cuman bianca yang suka. tapi bapak, benaia dan benezra juga…. 😀

pepes ayam

bahan:
– 1 ekor ayam, potong 8-10 bagian atau sesuai selera.
– 8 siung bawang merah
– 4 siung bawang putih
– beberapa potong cabe rawit (kalau suka)
– daun kemangi secukupnya (kurang lebih 1-2 genggaman tangan)
– 3 batang daun bawang, iris kasar.
– 1 butir telur
– garam dan gula pasir secukupnya
– 10 batang serai, ambil bonggolnya, geprak
– 10 lembar daun jeruk, bersihkan
– daun pisang batu untuk membungkus dan lidi untuk menyemat
– 10 lembar daun salam

cara bikinnya:
– haluskan bawang merah dan bawang putih dengan sedikit garam
– campur dengan daun kemangi yang sudah disaingi, rajangan daun bawang dan telur. aduk rata.
– masukan potongan ayam, aduk rata.
– siapkan daun pembukus (kurleb 25 x 25 cm)
– di bagian tengah daun, letakan 1 lembar dan salam, 1 lembar daun jeruk dan 1 batang sere.
– taruh potongan ayam dan bumbu2 di atasnya. bungkus dengan daun pisang, sematkan ujung daun pembungkus dengan lidi
– kukus ayam dengan api kecil hingga matang. saya biasa pake api yang super kecil selama 30-45 menit. biar ayamnya bener2 empuk.