nasi ijo

9 11 2010

suatu hari saya diundang seorang teman ke sebuah pertemuan. di sana kami disuguhin nasi ijo. rasa dan aromanya yang “tajam” bikin saya langsung jatuh hati.

besoknya, saya nyoba bikin sendiri di rumah. memang ga persis sama dengan yang saya makan di pertemuan itu. tentu saja disesuaikan dengan selera dan kemampuan😉

warna hijau pada nasi ini saya dapet dari cabe rawit ijo yang diulek kasar bersama dengan bawang putih. sambel ijo ini sengaja dicampurkan terakhir. ga ditumis dulu seperti saat kita bikin nasi goreng. aromanya jadi khas dan istimewa banget.

dan, di lidah saya, nasi ijo ini penteunnya “delapan”. hehehe…😀

nasi ijo
bahan:
– 2 piring nasi dingin. lebih sip kalau pake long grain rice. kalau kebetulan nasinya terlalu lembek, simpan dalam kulkas semalaman sebelum diolah.
– bawang putih 3 siung
– 10 butir cabe rawit ijo, pilih yang sudah tua. spaya pedes dan aromanya nendang.
– garam dan lada bubuk secukupnya
– 2 sdm minyak sayur
– 1 gengam cambah/taoge, bersihkan dan buang ujungnya.
– 1 sdm teri nasi

cara bikinnya:
– ulek kasar bawang putih dan cabe rawit hijau, tambahkan sedikit garam.
– panaskan minyak sayur, masukan teri nasi, masak sebentar
– masukan nasi dingin, aduk rata
– masukan taoge, aduk lagi
– masukan ulekan cabe rawit dan bawang putih, aduk rata lagi.
– angkat, sajikan hangat.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: