rujak buah

16 11 2010

sama seperti banyak perempuan lain di indonesia, saya juga doyaaannn banget makan rujak. lagi hamil muda, lagi hamil tua, sampai saat udah ga hamil lagi, tetep…

favorit saya adalah yang extra pedes, asem dan manis. makannya juga bisa kapan aja. buat camilan sore, saat migren menyerang, atau saat kelaparan.

waktu saya kecil dulu, ga tiap hari saya bisa makan rujak. biasanya saya akan makan rujak bareng sama almarhum papi saya, saat pohon pepaya di belakang rumah kami berbuah.

kadang, kalau nafsu makan rujak ini sudah ga terbendung, sementara di rumah ga ada persediaan buah buat dirujak, saya akan lari ke warung sebelah rumah untuk beli 1-2 bungkus kerupuk kulit. dan menyantapnya dengan sambel rujak😀

sambel rujak kesenengan saya bikinnya gampang aja. bahannya cuman cabe rawit, garam, gula merah dan asem jawa. kalau pas lagi punya stok, ditambah dengan kacang tanah yang sudah digoreng. semua bahan diulek sampai cukup halus. kalau terlalu kental, bisa ditambahkan sedikit air.

buah yang bisa dibikin rujak juga macem2. bebas, menyesuaikan dengan musim, selera dan kocek. saya paling suka bengkuang, mangga mengkal, kedondong, jambu air, nanas dan pepaya mengkal.

kalau disuruh milih: makan rujak atau nyuci piring, saya pasti pilih rujak. pasti!😀


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: