risoles ragout ayam

kalau american risoles adalah salah satu makanan favoritnya anak2, maka risoles isi ragout ayam adalah salah satu camilan kesenengannya bapak 🙂

biasanya, ragout ayam ini dikasih campuran wortel yang dipotong kecil2. tapi yang saya buat kemarin itu ga pake campuran sayuran sama sekali.

supaya rasa rougutnya lebih gurih dan manis, saya pake daging ayam kampung. tapi kalau ga ada, pake daging ayam negeri juga ga kalah enaknya.

kalau menurut saya sih, risoles ragout ini paling enak dimakan anget2, ditemenin 1-2 biji cabe rawit yg sudah tua. hhmmm…, efek kepedesannya bisa bikin ketagihan 😛

risoles isi ragout ayam
bahan ragout ayam:
1 potong dada ayam kampung, potong jadi beberapa bagian supaya lebih cepat empuk saat direbus.
3 siung bawang putih, cincang halus
1/2 butir bawang bombay, cincang halus
garam, lada bubuk dan gula pasir secukupnya (saya pake gula pasirnya sekitar 2 sdm peres, biar rasanya manis)
250 ml susu cair
250 ml kaldu ayam + air
150 gr tepung terigu

cara bikin ragoutnya:
– potonga dada ayam jadi beberapa bagian, supaya lebih cepat empuk saat direbus (terutama kalau pakai daging ayam kampung)
– angkat daging ayam yang sudah matang, cincang kasar (atau kalau mau disuwir kecil2 juga bisa), sisihkan.
– sisihkan kadunya kurang lebih 250 cc
– tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
– masukan cincangan daging ayam, aduk rata
– masukkan susu cair, kaldu ayam, gula, garam dan lada bubuk, aduk rata.
– setelah mendidih masukkan tepung terigu dengan cara ditabur, aduk-aduk adonan hingga menjadi padat.
– dinginkan, siap diisikan ke dalam kulit risoles.

bahan kulit:
125 gr tepung terigu serbaguna
300 ml air
1 butir telur
1/2 sdt garam
1 sdm mentega, lelehkan
1 butir telur untuk pelapis
tepung roti secukupnya

cara bikin kulitnya:
–  campur terigu + garam, tambahkan telur, campur.
–  tambahkan air, aduk sampe adonan bener2 rata
–  tambahkan mentega cair, aduk rata lagi
– panaskan pan, olesi dengan sedikit minyak/mentega
– masukan 1-2 sdm adonak kulit, lebarkan/ratakan sampai menutup semua permukaan pan
– setelah matang, angkat, bentangkan.
– letakan 1 sdm adonan ragout ayam, lipat kulit lalu gulung

penyelesaian:
– campur 1 butir telur dengan 2 sdm air, kocok lepas
– celupkan risoles dalam campuran telur, lalu gulingkan dalam tepung roti hingga semua permukaannya tertutup.
– supaya tepung roti lebih nempel dan ga pada mencar saat digoreng, simpan risoles dalam lemari es selama beberapa jam.
– panaskan minyak goreng
– goreng risoles dengan api kecil hingga kedua sisinya berwarna kecoklatan.
– angkat.

kue lumpur kentang mini

apa yang bikin kue lumpur kecil2 ini begitu spesial?
bianca!

di suatu sabtu pagi, kami memutuskan untuk tidak keluar rumah sama sekali. kecuali si mbak yang pergi ke pasar untuk beli sekilo kentang 😀

setelah browsing2 dan pilih2 resep, akhirnya diputuskan untuk bikin kue lumpur saja. cuma karena ga punya cetakan buat kue lumpur, kami pake cetakan kue cubit yang ukurannya segede2 upil itu… jadinya emang imut2, tapi bikinnya jadi lamaaa… 😛

dengan bantuan yangti dan dorongan semangat dari ibu, bianca berhasil mengubah terigu, kentang, telur, mentega dan gula jadi puluhan (atau mungkin ratusan?) kue lumpur mini yang super lezat…

kakak hebat!

kue lumpur kentang mini
bahan:
2butir telur
125gram gula pasir
1sdt garam
1/2 sdt vanili
200ml santan instant + 100ml air. campur rata, rebus, dinginkan.
250 gram kentang, kukus, haluskan
125gram tepung terigu
50gram margarine, lelehkan
kismis dan keju parut untuk taburan

cara bikinnya:
– kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang
– masukkan garam, vanilli sambil terus dikocok
– tuang santan, aduk rata
– masukkan kentang yang sudah dihaluskan dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata (pake mikser dengan kecepatan rendah)
– tambahkan mentega cair, aduk
– panaskan cetakan, tuang adonan ke dalam cetakan. pake api kecil aja biar ga gosong.
– setelah adonan setengah matang, beri kismis atau taburan keju di atasnya. masak lagi sebentar sampai adonan matang
– angkat. siap disantap anget2 🙂

putu ayu

putu-ayu

jaman saya kecil dulu, saya sering sekali liat ibu saya bikin kue putu ayu ini. kadang buat dikonsumsi sendiri, tapi seringnya buat dititipkan di warung-warung deket rumah, untuk dijual.

tiap sore, kami akan datang dan memeriksa kue2 yang kami titip di warung2 itu. kalau ada yang ga laku terjual, itu akan jadi jatah saya dan adik2 😀

karena kebetulan ibu saya sedang ada di rumah, saya jadi pengen bernostalgia dengan jeng putu ayu ini. kebetulan pas ke pasar minggu lalu saya dapet cetakan putu ayunya. 10 ribu rupiah untuk 1 lusin.

putu ayu ini sebenernya hampir sama dengan bolu kukus. cuman ada tambahan kelapa parutnya yang bikin si bolkus jadi tambah ayu…

dulu ibu saya suka pake perasan daun suji buat bikin warna ijonya. tapi karena kemarin saya ga bisa nemu daun suji, jadinya kami pake pasta pandan aja. wanginya memang beda. tapi rasanya tetep enak 😀

putu ayu

bahan:

4 btr telur
125 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
200 ml santan kental
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt garam
1/2 butir kelapa agak muda, parut
1 sdt garam

cara bikinnya:

– campur kelapa parut dengan 1 sdt garam, aduk. kukus selama kurleb 10 menit, angkat, sisihkan. (dikukus ini maksudnya supaya kelapa lebih tahan lama dan ga cepet basi)
– kocok telur, gula pasir, dan garam dengan mixer hingga kaku.
– masukkan tepung terigu, aduk dengan spatula hingga rata.
– tambahkan santan dan pasta pandan, aduk rata.
– siapkan cetakan putu ayu, isi dengan 2 sdt kelapa parut. tekan2 seperlunya.
– tuangi adonan hingga 3/4 penuh.
– panaskan kukusan, kukus putu ayu dengan api besar sekitar 20 menit.
– angkat, sajikan.

notes:
– susun bertumpuk cetakan yang sudah diisi parutan kelapa sambil agak ditekan. tujuan biar kelapa parut yang ada di bagian bawah cetakan bisa jadi padat dan ga buyar saat adonan dimasukan.

– waktu mengukus, alasi tutup kukusan dengan serbet bersih biar uapnya ga jatuh ke adonan dan kue yang dihasilkan bertekstur lembut dan mulus.

– jangan membuka kukusan sebelum putu ayu matang, agar putu ayu mengembang dan tidak bantat.

– kalau pengen tekstur putu ayunya lebih padat (kayak kue putu), gunakan 200 gr terigu ditambah 50 gr tepung beras.

wafel

wafel2

sudah lamaaaa banget pengen nyoba bikin wafel. secara ini adalah salah satu makanan kesukaan boss besar. tapi baru kemarin kesampean, setelah wiken lalu saya berhasil hunting cetakan wafel di pasar mester jatinegara.

kebetulan yangti punya contekan resep wafel yang katanya fenomenal banget. di ubud sana, blio kenal sama seorang pembikin wafel handal yang produknya udah terbukti laris manis di pasaran.

ada cetakan. ada resep istimewa. dan ada mentor yang siap membantu. ga ada alasan buat ga segera berkarya di dapur.

wafel1

wafel istiwema

bahan:
– 500 gr tepung terigu segitiga biru
– 7 butir telur
– 200 gr gula pasir
– 200 gr mentega, cairkan
– 1/2 sdm garam
– 1 kaleng susu kental manis (384 gram)
– 550 cc air (atau 1,5 kaleng kemasan susu kental manis)
– 1 sachet fermipan (11 gr)

cara bikinnya:
– pisahkan kuning telur dan putih telur.
– masukan terigu ke dalam wadah, buat lubang di bagian tengahnya
– masukan 7 butir kening telur, aduk rata dengan menggunakan sendok kayu
– tambahkan fermipan, mentega cair, garam, susu kental manis dan air. aduk lagi sampai benar2 rata.
– di wadah lain, campur putih telur dengan gula pasir, aduk hingga tercampur rata.
– masukan campuran putih telur dalam adonan terigu. aduk rata.
– tutup adonan dengan kain bersih. diamkan selama kurang lebih 15 menit
– siapkan cetakan wafel. olesi permukaannya dengan mentega. gunakan kuas. kalau pake cetakan yang berlapis teflon, ga usah diolesi mentega lagi.
– masukan adonan dala cetakan wafel, masak dengan api kecil hingga kedua permukaannya matang. angkat.
– sajikan sesuai selera. bisa dengan es krim, madu, sirup buah atau selai. tapi cuman dimakan begitu aja juga udah uenak banget!