kolak biji salak

mendadak pengen makan kolak biji salak!

kalau pas bulan puasa sih, gampang bener nyariΒ  kolak ini. tiap menjelang jam buka, banyak orang yang jualan. mulai dari supermarket, warung2 pinggir jalan, sampe pedagang asongan. tapi karena sekarang bukan bulan puasa, kalau mendadak ngidam kolak biji salak ini pilihannya ya cuman dua. ngiler, atau nyari ubi ke pasar, terus bikin sendiri di rumah πŸ˜€

di makan anget2 sambil nongkrong di kebon belakang rumah. nikmaaaatttt… πŸ˜‰

kolak biji salak

bahan:
1/2 kilo ubi jalar merah
2 sdm tepung kanji
1/4 sdt garam
1/4 kilo gula jawa
250 air
250 ml santan
2 lembar daun pandan
garam secukupnya

cara bikinnya:
– kukus ubi jalar hingga matang, angkat.
– tumbuk halus ubi selagi masih hangat
– pisahkan 2 sdm ubi yang sudah dihaluskan buat dipake mengentalkan kuahnya nanti
– campur ubi dengan tepung kanci dan garam sampai tercampur rata.
– bentuk bulat2 seperti biji salak dengan ukuran kurang lebih sebesar ibu jari
– didihkan air secukupnya, masukan biji2 salak, masak hingga biji salak terapung, angkat dan tiriskan.
– masak gula jawa dengan 250 ml air hingga larut
– tambahkan 2 sdm ubi jalar halus yang tadi dipisahkan, daun pandan dan garam, aduk rata hingga kuah mengental
– masukan biji salak, masak sebentar sampai semua tercampur rata. angkat.
– untuk saus siramannya, campur santan, garam dan daun pandan, masak hingga mendidih, angkat dan tiriskan
– sajikan biji salak hangat dengan siraman saus santan.

kue lumpur kentang mini

apa yang bikin kue lumpur kecil2 ini begitu spesial?
bianca!

di suatu sabtu pagi, kami memutuskan untuk tidak keluar rumah sama sekali. kecuali si mbak yang pergi ke pasar untuk beli sekilo kentang πŸ˜€

setelah browsing2 dan pilih2 resep, akhirnya diputuskan untuk bikin kue lumpur saja. cuma karena ga punya cetakan buat kue lumpur, kami pake cetakan kue cubit yang ukurannya segede2 upil itu… jadinya emang imut2, tapi bikinnya jadi lamaaa… πŸ˜›

dengan bantuan yangti dan dorongan semangat dari ibu, bianca berhasil mengubah terigu, kentang, telur, mentega dan gula jadi puluhan (atau mungkin ratusan?) kue lumpur mini yang super lezat…

kakak hebat!

kue lumpur kentang mini
bahan:
2butir telur
125gram gula pasir
1sdt garam
1/2 sdt vanili
200ml santan instant + 100ml air. campur rata, rebus, dinginkan.
250 gram kentang, kukus, haluskan
125gram tepung terigu
50gram margarine, lelehkan
kismis dan keju parut untuk taburan

cara bikinnya:
– kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang
– masukkan garam, vanilli sambil terus dikocok
– tuang santan, aduk rata
– masukkan kentang yang sudah dihaluskan dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata (pake mikser dengan kecepatan rendah)
– tambahkan mentega cair, aduk
– panaskan cetakan, tuang adonan ke dalam cetakan. pake api kecil aja biar ga gosong.
– setelah adonan setengah matang, beri kismis atau taburan keju di atasnya. masak lagi sebentar sampai adonan matang
– angkat. siap disantap anget2 πŸ™‚

arem arem isi ayam

bahan:
500 gram beras, cuci bersih
1250 cc santan encer
2 lembar daun salam
1 sendok teh garam
daun pisang batu dan lidi secukupnya

adonan isi:
500 gr daging ayam tanpa tulang, rebus, cincang kasar. ambil kaldunya kurleb 250 cc.
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
garam, lada bubuk dan gula pasir secukupnya
minyak untuk menumis

cara bikinnya:
adonan isi:
– tumis bawang merah dan bawang putih yang sudah dihaluskan hingga harum
– masukkan daun salam, lengkuas dan daging ayam, aduk rata.
– tambahkan air kaldu, masak hingga kuah agak menyusut, tambahkan garam, gula dan lada bubuk secukupnya. masak hingga matang, angkat. sisihkan.
– rebus santan dengan daun salam dan garam hingga mendidih. Masukkan beras lalu masak hingga menjadi nasi aron, angkat, sisihkan.
– siapkan daun pisang, letakkan 2 sendok makan nasi aron, ratakan. isi dengan 1 sdmadonan isi. bungkus dan bentuk seperti lontong, semat ujungnya dengan lidi. sisihkan.
– panaskan panci pengukus, kukus hingga matang, angkat. sajikan.

putu ayu

putu-ayu

jaman saya kecil dulu, saya sering sekali liat ibu saya bikin kue putu ayu ini. kadang buat dikonsumsi sendiri, tapi seringnya buat dititipkan di warung-warung deket rumah, untuk dijual.

tiap sore, kami akan datang dan memeriksa kue2 yang kami titip di warung2 itu. kalau ada yang ga laku terjual, itu akan jadi jatah saya dan adik2 πŸ˜€

karena kebetulan ibu saya sedang ada di rumah, saya jadi pengen bernostalgia dengan jeng putu ayu ini. kebetulan pas ke pasar minggu lalu saya dapet cetakan putu ayunya. 10 ribu rupiah untuk 1 lusin.

putu ayu ini sebenernya hampir sama dengan bolu kukus. cuman ada tambahan kelapa parutnya yang bikin si bolkus jadi tambah ayu…

dulu ibu saya suka pake perasan daun suji buat bikin warna ijonya. tapi karena kemarin saya ga bisa nemu daun suji, jadinya kami pake pasta pandan aja. wanginya memang beda. tapi rasanya tetep enak πŸ˜€

putu ayu

bahan:

4 btr telur
125 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
200 ml santan kental
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt garam
1/2 butir kelapa agak muda, parut
1 sdt garam

cara bikinnya:

– campur kelapa parut dengan 1 sdt garam, aduk. kukus selama kurleb 10 menit, angkat, sisihkan. (dikukus ini maksudnya supaya kelapa lebih tahan lama dan ga cepet basi)
– kocok telur, gula pasir, dan garam dengan mixer hingga kaku.
– masukkan tepung terigu, aduk dengan spatula hingga rata.
– tambahkan santan dan pasta pandan, aduk rata.
– siapkan cetakan putu ayu, isi dengan 2 sdt kelapa parut. tekan2 seperlunya.
– tuangi adonan hingga 3/4 penuh.
– panaskan kukusan, kukus putu ayu dengan api besar sekitar 20 menit.
– angkat, sajikan.

notes:
– susun bertumpuk cetakan yang sudah diisi parutan kelapa sambil agak ditekan. tujuan biar kelapa parut yang ada di bagian bawah cetakan bisa jadi padat dan ga buyar saat adonan dimasukan.

– waktu mengukus, alasi tutup kukusan dengan serbet bersih biar uapnya ga jatuh ke adonan dan kue yang dihasilkan bertekstur lembut dan mulus.

– jangan membuka kukusan sebelum putu ayu matang, agar putu ayu mengembang dan tidak bantat.

– kalau pengen tekstur putu ayunya lebih padat (kayak kue putu), gunakan 200 gr terigu ditambah 50 gr tepung beras.

lemper ayam

lemper-ayam

apa bedanya lemper ayam yang beli di toko dengan lemper ayam bikinan sendiri? salah satunya: kalau bikinan sendiri isian ayamnya bisa sebanyak yang kita suka πŸ˜€

kebetulan adik perempuan saya biasa bikin lemper buat jualan. dan kemarin saya dikasih resepnya. praktis dan cepet banget bikinnya. sengaja bikinnya ga pake santen, biar ga cepet basi. tapi tetep gurih karena pake air kaldu ayam.

bahan:
500 gram beras ketan, rendam 1 jam, angkat, sisihkan
1sdt garam
2 lbr daun pandan
2 buah dada ayam
1 butir bawang bombay, cincang kasar
1 sdt garam
2Β  sdt gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
4 sdm minyak sayur
daun pisang secukupnya

cara bikinnya:
– rebus ayam dengansedikit garam hingga matang. angkat, ambil dagingnya, suwir2. sisihkan kaldunya.
– masukan beras ketan yang sudah direndam ke dalam rice cooker. tambahkan 2 sdm minyak sayur, aduk rata.
– tambahkan 1/2 cup air kaldu ayam dan air secukupnya. tidak usah terlalu banyak, asal seluruh beras ketan sudah terendam.
– masukan daun pandan yang sudah dicuci bersih. masak ketan hingga matang.
– sambil menunggu ketan matang, panaskan 2 sdm minyak sayur. tumis bawang bombay hingga harum.
– masukan ayam suwir, garam, gula dan lada bubuk. aduk rata.
– tambahkan k/l 1/2 cup air kaldu. aduk rata. masak hingga bumbu meresap dan air kaldunya terserap. angkat.
– siapkan loyang atau pinggan tahan panas.
– ambil setengah bagian ketan, ratakan di atas loyang.
– lapisi ketan dengan isian ayam, ratakan sampai seluruh permukaan tertutup.
– tutup lapisan ayam dengan sisa ketan, ratakan lagi sambil sedikit ditekan-tekan
– potong2 lemper kurleb 3×5 cm, atau sesuai selera
– bungkus potongan lemper dengan daun pisang