pepes patin

seperti umunya bumbu pepes di indonesia, pepes patin ini juga dimasak pake bawang merah putih, cabe, sere dan daun salam, terus dibungkus daun pisang, terus dikukus sampe mateng. standar sajaaa… 😀

rasanya enak. daging ikannya lembut. durinya ga terlalu banyak, bikin acara makan ga terlalu deg2an. aroma daun pisangnya harum dan khas, membangkitkan selera makan. bergizi dan bebas kolesterol jahat 😀

 

pepes ikan patin

bahan:
1 ekor ikan patin, ukuran sekitar 500-600 gr
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
10 buah cabe merah
4-5 cm kunyit
2-3 cm jahe
1 sdm air perasan jeruk nipis
beberapa batang serai, memarkan
beberapa lembar daun salam
beberapa lembar daun jeruk
garam dan gula secukupnya
daun pisang untuk membungkus

cara bikinnya:
– bersihkan ikan, buang isi perutnya, potong jadi 4-5 bagian, sesuai selera.
– lumuri ikan dengan air perasan jeruk nipis, sisihkan
– ulek kasar bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit dan cabe merah
– lumuri potongan ikan dengan bumbu halus
– siapkan daun pisang pembungkus, letakan selembar daun salam, sepotong batang serai yang sudah digeprek
– taruh potongan ikan di atasnya. letakan selembar daun jeruk di atas potongan ikan
– bungkus ikan dan semua bumbu dengan daun pisang
– kukus hingga matang, sekitar 20 menit
– siap disikat dengan nasi anget 😀

pepes oatmeal

ga salah oatmeal dipepes?
yang salah itu kalau buang sampah tidak pada tempatnya, atau selingkuh sama istri/suami orang… 😀

resep ini saya dapet dari buku resep sehat smart heart challange 2010 dari quaker.

belakangan saya emang rajin mengkonsumsi oatmeal buat mendukung program diet yang sedang saya jalanin. dan biar ga bosen, saya mencoba mengolah oatmeal ini dengan berbagai variasi. salah satunya ya dengan cara dipepes seperti ini.

rasanya? not bad at all 😉

pepes oatmeal
(resep asli ibu maya aurora, modified by lesca)
bahan:
– 70 gr quaker oat instan
– 4 siung bawang merah
– 4 siung bawang putih
– 6 buah cabe merah, 6 butir cabe rawit
– 1 buah tomat
– 1 batang bawang daun, iris serong
– garam secukupnya
– 200 gr daging ikan tuna, potong2
– 1 ikat daun singkong, ambil daunnya
– daun pisang untuk membungkus

cara bikinnya:
haluskan bawang merah, bawang putih, cabe, tomat dan garam
– campur potongan ikan tuna dengan bumbu halus dan irisan daun bawang
– masukan quaker oatmeal, aduk rata
– bagi adonan jadi 4 bagian, bentuk bulan panjang
– ambil sehelai daun pisang, letakan beberapa lembar daun singkong di atasnya
– letakan adonan aotmeal di atas daun singkong
– bungkus dengan daun pisang
– kukus hingga matang (15-30 menit) hingga matang

nasi pepes bakar

sudah 3 minggu ini saya menjalankan program diet. makan jadi harus rada2 kemayu dan diatur. kalau biasanya apa aja disikat, sekarang mesti milih2… milih yang rendah kalori, milih yang ga digoreng, yang ga pake santen…

jadilan selama 3 minggu ini saya sering banget makan pepes. semua bahan makanan yang tadinya biasa saya konsumsi dengan cara digoreng, sekarang saya coba modifikasi dengan dipepes/dikukus. mulai dari tahu, tempe, ikan, sampe nasi…

khusus nasi pepes ini, sebenernya udah lama juga saya pengen bikin. dulu pernah nyobain bikinannya temen, rasanya enak, tapi buat saya terlalu berminyak. mungkin karena lauk pauknya digoreng dulu sebelumnya.

jadilah, kemarin saya menikmati nasi pepes bakar modifikasi sendiri buat makan siang saya. dan ternyata rasanya uenak! dan yang pasti saya juga makannya lebih tenang… hehehehe 😀

nasi pepes bakar a la lesca

bahan:
150 gr nasi putih
– 1/2 buah jagung manis, pipil
– ikan bakar (bisa juga diganti ayam, daging, tahu atau tempe)
– daun kemangi secukupnya
– sambal (saya pake sambal rica mentah. bahannya bawang merah, cabe rawit merah, jahe dan perasan air jeruk nipis)
– ikan asin
– daun pisang untuk membungkus

cara bikinnya:
campur nasi dengan jagung pipil, aduk rata
– bentangkan sehelai daun pisang yang sudah dibersihkan
– letakan nasi putih yang sudah dicampur jagung di atasnya
– letakan lauk pauk penyerta, sambal dan daun kemangi di atas nasi
– bungkus nasi dengan daun pisang
– kukus krang lebih 15 menit
– angkat, tiriskan
– panggang sebentar di atas api (atau bisa juga pake frying pan)
– siap buat disantap

pepes teri

sebenernya ini emang produksi dapur edisi tahun kemarin, tapi kelezatan rasanya masih bisa kebayang sampe hari ini...

bahan:
teri nasi 100 gr
kepala parut muda dari 1/2 butir kelapa
1 butir telur
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabe merah kering
cabe rawit utuh secukupnya
garam dan gula putih secukupnya
batang sere, daun salam, daun jeruk secukupnya
daun pisang untuk pembugkus

cara bikinnya:
– haluskanbawang merah, bawang putih dan cabe rawit
– campur teri, kelapa parut dan bumbu halus, aduk rata. tambahkan garam dan gula secukupnya.
– siapkan daun pembungkus, letakan sepotong sere yang sudah dimemarkan, selembar daun salam dan sekembar daun jeruk
– letakan kurnag lebih 2 sdm adonan teri di atasnya
– letakan 1 butir cabe rawit utuh diatas adonan
– bungkus dengan daun (kayak bikin klontong), sematkan tepi2 nya dengan lidi/tooth pick
– kukus hingga matang (15-20 menit)
– angkat. sajikan dengan nasi anget…

pepes ayam

bianca lagi bosen makan ayam serundeng. jadi, kali ini kita coba bikin pepes ayam aja. dan ternyata bukan cuman bianca yang suka. tapi bapak, benaia dan benezra juga…. 😀

pepes ayam

bahan:
– 1 ekor ayam, potong 8-10 bagian atau sesuai selera.
– 8 siung bawang merah
– 4 siung bawang putih
– beberapa potong cabe rawit (kalau suka)
– daun kemangi secukupnya (kurang lebih 1-2 genggaman tangan)
– 3 batang daun bawang, iris kasar.
– 1 butir telur
– garam dan gula pasir secukupnya
– 10 batang serai, ambil bonggolnya, geprak
– 10 lembar daun jeruk, bersihkan
– daun pisang batu untuk membungkus dan lidi untuk menyemat
– 10 lembar daun salam

cara bikinnya:
– haluskan bawang merah dan bawang putih dengan sedikit garam
– campur dengan daun kemangi yang sudah disaingi, rajangan daun bawang dan telur. aduk rata.
– masukan potongan ayam, aduk rata.
– siapkan daun pembukus (kurleb 25 x 25 cm)
– di bagian tengah daun, letakan 1 lembar dan salam, 1 lembar daun jeruk dan 1 batang sere.
– taruh potongan ayam dan bumbu2 di atasnya. bungkus dengan daun pisang, sematkan ujung daun pembungkus dengan lidi
– kukus ayam dengan api kecil hingga matang. saya biasa pake api yang super kecil selama 30-45 menit. biar ayamnya bener2 empuk.